PARTAI DAN GOLONGAN

By ekapratiwi

Tag:

5 Tanggapan ke “PARTAI DAN GOLONGAN”

  1. tomy Berkata:

    apa mau dikata semua adalah komoditi & layak untuk dijual
    kalau ada yang jual berarti juga tidak mustahil ada yang beli ya mas.

  2. langitjiwa Berkata:

    ya itulah,mbak. hahahaha…
    TUL JUGA TUH, EMANG DAN EMANG

  3. qizinklaziva Berkata:

    partai telah menjadi industri baru bagi sekelompok orang yang ingin mencari nafkah :D
    ada nggak yaaa orang yang masuk partai tidak dengan embel-embel mencari nafkah (tanpa pamrih) malah banyak pula industri sejenis yang muncul secara sporadis, INDUSTRI PARTAI, INDUSTRI DEMO, INDUSTRI MODERATOR, INDUSTRI SENGKETA…… dan seterusnya..(benar juga kata kakek saya jika ingin menjadi tukang cleaning service harus bisa menebarkan sampah dan kotoran) yang hasil produknya kadang sangat subyektif. tergantung dari kaca mata siapa kita melihatnya. EKA PRATIWI MENDAMBAKAN INDUSTRI YANG NYATA-NYATA SAJA SEHINGGA PRODUK YANG DIHASILKAN JUGA NYATA.

  4. tomy Berkata:

    Inilah konsekuensi dari sistem kerja demokrasi, semakin suatu partai mendapat suara banyak, dialah pemegang kekuasaan yang selanjutnya akan menentukan arah perjalanan bangsa dan negara kita.
    kemana negara ini akan dibawa? kalo sopirnya pada mabok semua
    TUL JUGA YA

  5. akuhayu Berkata:

    yang S3 aja masih ga beres kok, lagian, jula beli gelar kian mudah ditemukan, mungkin ada kalanya kita tidak menentukan presiden berdasarkan gelar akademiknya..

Tinggalkan Balasan